Layaknya Nada Yang Berbeda

Halo kawanku, halo semuanya, halo dambaanku. Selamat bahagia nada yang berbeda, semuanya, terlebih padamu dambaanku. Iya kau dambaanku, siapa lagi jika bukan kau, kenapa aku juga tak tau. Apa kabarmu ? Bahagia bukan ? Katakan iya aku bahagia, dengan semuanya yang ada. Jalani harimu dengan suara merdumu dan lentiknya jemarimu melantunkan biolamu. Oh sungguh rindunya tak melihat senyummu.

Jika hujan datang, seakan pikiranku melamunkan apa yang harusnya kita lakukan saat ini, apa yang harusnya kita buat untuk hari esok. Sesaat aku berpikir untuk melupa, tapi apa daya, bodoh saja yang terjadi. Kau dan aku saat ini layaknya nada yang berbeda, yang pasti antar nada yang berbeda akan menjadi harmoni yang sungguh indah, sungguh membuat wajah kusam menjadi senyuman indah.

Suatu saat nanti, apa yang berbeda akan menjadi indah, aku akan mencobanya membuatnya menjadi indah. Akan kucoba jadikan nada yang berbeda menjadi harmoni dan suara penuh nada nada dengan komposisi nyata penuh makna. Dan makna itu akan menjadikan sedih menjadi tawa. Dan tak hanya kau dan aku, merekapun juga akan menjadi nadanya sendiri, yang suatu saat nanti akan berirama. Hei dambaan, datanglah nanti entah itu kapanpun kau mau jika kau ingin bersatu dengan nadaku.

Salam damai,
- 23 April 2013 - namasayababi@gmail.com